“Maaf
pak, besok saya tidak bisa ikut menghadiri pertemuan dengan Anda, karena sudah
ada acara lain yang sudah terjadwal. Apakah pertemuan bisa kita jadwal ulang?”
“Pak,
saya bisa menyediakan waktu khusus untuk pertemuan dengan bapak, pada hari Rabu
atau Jum’at. Bagaimana dengan Bapak? Apakah bapak bisa bertemu hari Rabu atau
Jum’at?”
Ucapan
pertama terlihat lebih fokus pada diri sendiri, dan menomorduakan orang lain.
Sedangkan ungkapan kedua terdengar lebih positif, karena lebih fokus perhatian
pada lawan bicara, sehingga lawan bicara lebih merasa dihargai.